Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Opini  

Moral Jurnalis dan Jurnalis Bermoral

Oleh Markus Makur, Anggota Forum Jurnalis Flores-Lembata (FJF-L) NTT

Ayahnya menentang keras. Ayahnya mengatakan bahwa sudah merupakan suatu hal yang buruk baginya mengijinkan Fransiskus menjadi seorang imam. Ia tidak akan mengijinkan Fransiskus pergi dan wafat sebagai martir pula.

Tetapi, Fransiskus percaya bahwa Tuhan akan melindunginya. Maka ia dan sepupunya, Pater Louis de Sales, dengan berjalan kaki menempuh perjalanan ke daerah Chablais. Segera saja kedua imam tersebut merasakan bagaimana menderitanya hidup penuh hinaan serta aniaya fisik. Hidup mereka berdua senantiasa ada dalam bahaya. Namun demikian, sedikit demi sedikit, umat kembali ke pelukan Gereja.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Fransiskus de Sales memiliki motto yakni “Yang mewartakan dengan cinta, mewartakan dengan efektif”. (Dirangkum dari berbagai sumber)

“BICARA DENGAN HATI”

Pesan Paus Fransiskus untuk Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-57

“Berbicara dari hati menurut kebenaran dalam kasih.” (Ef. 4: 15)

Dalam pesan Paus Fransiskus Untuk Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-57, 21 Mei 2022 yang diterjemahkan oleh Komisi Komunikasi dan Sosial KWI menaruh hormat pada Sosok Santo Fransiskus De Sales. Penulis mengutip sebagian pesan Hari Komsos Sedunia ini pada bagian tentang Santo Fransiskus Des Sales yang berkaitan dengan tema artikel ini.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung