Ayahnya menentang keras. Ayahnya mengatakan bahwa sudah merupakan suatu hal yang buruk baginya mengijinkan Fransiskus menjadi seorang imam. Ia tidak akan mengijinkan Fransiskus pergi dan wafat sebagai martir pula.
Tetapi, Fransiskus percaya bahwa Tuhan akan melindunginya. Maka ia dan sepupunya, Pater Louis de Sales, dengan berjalan kaki menempuh perjalanan ke daerah Chablais. Segera saja kedua imam tersebut merasakan bagaimana menderitanya hidup penuh hinaan serta aniaya fisik. Hidup mereka berdua senantiasa ada dalam bahaya. Namun demikian, sedikit demi sedikit, umat kembali ke pelukan Gereja.
Fransiskus de Sales memiliki motto yakni “Yang mewartakan dengan cinta, mewartakan dengan efektif”. (Dirangkum dari berbagai sumber)
“BICARA DENGAN HATI”
Pesan Paus Fransiskus untuk Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-57
“Berbicara dari hati menurut kebenaran dalam kasih.” (Ef. 4: 15)
Dalam pesan Paus Fransiskus Untuk Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-57, 21 Mei 2022 yang diterjemahkan oleh Komisi Komunikasi dan Sosial KWI menaruh hormat pada Sosok Santo Fransiskus De Sales. Penulis mengutip sebagian pesan Hari Komsos Sedunia ini pada bagian tentang Santo Fransiskus Des Sales yang berkaitan dengan tema artikel ini.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












