BIDIKNUSATENGGARA.id | Direktur Utama BankNTT, Charlie Paulus, menegaskan bahwa keamanan Bank NTT sebagai lembaga keuangan regional didukung oleh kepemilikan yang sepenuhnya dikuasai oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi dan kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur (NT).
Pernyataan ini disampaikan dalam acara Invent Imlek yang digelar di Hotel Aston Kupang pada malam Minggu, (16/2/26), di tengah perayaan Tahun Baru Imlek yang diperingati serentak di kalangan masyarakat Tionghoa di NTT.
Charlie Paulus, yang baru saja dilantik sebagai pemimpin Bank NTT pasca-perubahan direksi tahun 2026, menjelaskan bahwa struktur kepemilikan Pemda memberikan perlindungan ekstra bagi nasabah. “Bank NTT aman karena dimiliki Pemda. Ini bukan sekadar klaim, tapi fondasi utama kami untuk menjaga stabilitas keuangan daerah,” kata Charlie Paulus dalam pidato singkatnya.
Menurutnya, kepemilikan seperti ini memastikan BankNTT fokus pada pembangunan daerah, bukan spekulasi pasar global, sehingga minim risiko likuiditas atau insolvensi. Data terkini dari Otoritas Jasa Keuangan (0JK) menunjukkan BankNTT masuk kategori bank sehat dengan modal inti mencapai Rp 1,5 triliun pada akhir 2025, didukung oleh kontribusi PAD dari dividen tahunan yang mencapai ratusan miliar rupiah setiap tahun.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










