Mengapa Konten Lain Tidak Disomasi, Hanya Konten Wartawan yang Melekat sebagai Jurnalisme warga Disomasi
Patut dipertanyakan bahwa begitu banyak konten sosial media diunggah warga dan jurnalis warga terhadap kebobrokan dan ketidakbecusan pejabat publik yang kebijakannya tidak berpihak kepada rakyat. Dari unggahan jalan rusak, kesulitan air minum bersih, ketiadaan obat-obatan di pelayanan kesehatan, masalah stunting, masalah kemiskinan ekstrim tidak pernah disomasi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur dan khususnya menyangkut ketiadaan obat-obatan, ketiadaan vaksin rabies, kematian ibu dan anak dan hal lainnya di Dinas Kesehatan Manggarai Timur tidak pernah disomasi. Mengapa oknum pejabat itu berani mensomasi kepada wartawan melekat sebagai jurnalis warga dan warga. Ini ada unsur niat buruk dari oknum pejabat publik itu untuk mengekang dan membungkam kebebasan berekspresi dari wartawan melekat jurnalis warga dan warga masyarakat. Bisa diduga bahwa oknum pejabat publik itu menghendaki bahwa wartawan melekat jurnalis warga dan warga masyarakat itu berada di bawah ketiak kekuasaannya. Diduga bahwa oknum pejabat publik itu mengatur kerja wartawan, melekat jurnalis warga dan warga masyarakat dengan mengikuti arahannya. Diduga bahwa oknum pejabat publik sedang mencari perlindungan diri dengan menawarkan tanah, gedung puskesmas untuk dibangun pospol oleh aparat penegak hukum. Sebab dari sisi kewenangannya sudah sangat melenceng dari tugas pokok dan fungsinya (tupoksi).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












