Menempuh perjalanan jauh. Tapi, semua itu bisa dilalui dengan kekuatan kasih dan rasa syukur. Saya bersyukur dengan pilihan profesi ini. Entah sampai kapan, saya juga kurang tahu.
Wartawan Memakai Bahasa Kasih
Wartawan memiliki tugas utama mewartakan berbagai persoalan masyarakat, kebijakan pemerintah dan sosial, politik dan ekonomi.
Wartawan juga bekerja dengan regulasi undang-undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Tidak banyak yang ingin menjadi wartawan karena dinilai pekerjaan yang membahayakan nyawa. Bahkan ada yang bilang, wartawan itu kaum minoritas di dunia profesi dibanding profesi lainnya.
Wartawan itu meliput, menulis dan mempublikasikan berbagai profesi lainnya, tapi kadang-kadang dilupakan untuk ukuran kesejahteraan ekonominya.
Begitu banyak persoalan dimuka bumi ini membutuhkan seorang jurnalis untuk diwartakan. Tapi, begitu seorang wartawan mengalami persoalan, semua orang dari profesi lain banyak diam, bahkan cuek. Tidak peduli. Tidak hirau. Bahkan terjadi perundungan di berbagai platform sosial media.
Wartawan itu berjuang sendirian tatkala dirundung kasus. Alasan normal yang bisa dijumpai dalam diskusi informal adalah wartawan itu selalu menggeli-gelikan kekuasaan dan profesi lainnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












