Kurang lebih 6 tahun, saya tinggal di Kota Timika, Ibukota Kabupaten Mimika dengan profesi sebagai jurnalis. Saya tidak pernah beralih ke profesi lain, walaupun ada peluang untuk beralih ke profesi lainnya.
Sebagai seorang juru pena yang bekerja di media cetak, saya memiliki banyak teman seprofesi dari berbagai wilayah Indonesia yang merantau dan bekerja di bumi Cendrawasih.
Selain disebut bumi cendrawasih, Papua juga disebut dengan bumi sagu. Sagu merupakan makanan pokok orang Papua yang diolah menjadi Papeda, sagu sep, sagu bakar. Yang asyik selama berkarir sebagai jurnalis adalah saat ritual pesta bakar batu.
Ada begitu banyak kenangan yang tak pernah dilupakan selama berkarir sebagai jurnalis di tanah Papua yang kaya dengan sumber daya alamnya. Semua kenangan itu terpatri dalam sanubari. Apalagi, saya memulai berkarir sebagai juru warta di tanah Papua.
Memang, setiap daerah di Indonesia memiliki tantangan dan kesulitan masing-masing sesuai karakter, budaya dan kondisi alam. Dibalik semua itu ada rasa persaudaraan, kekeluargaan sebagai warga Indonesia.
Tantangan terbesar di profesi jurnalis adalah meliput di kampung-kampung dengan medan yang sulit. Akses jalan yang masih serba sulit.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












