Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Opini  

Rapuhnya Perjuangan SN-KT Menuju Kabupaten Malaka Yang Berswasembada Pangan

Oleh: Bonifasius Atolan, Wartawan Radar Malaka

Selain benih padi, Bupati SN juga menyebut akan menyediakan benih jagung hibrida untuk 9000 hektar lahan dan jenis komposit untuk 200 hektar lahan di Malaka. Bahkan terkait itu, pemerintahan SN-KT juga menyiapkan pupuk bagi 1500 kelompok tani. Tidak hanya itu, Bupati Malaka, SN menurunkan para pendamping atau tenaga ahli yang untuk mendampingi petani/kelompok tani. Untuk mendukung hal tersebut, SN juga berbicara tentang dukungan sumber daya air atau irigasi untuk mengairi lahan pertanian masyarakat dan jalan tani untuk akses transportasi menuju lahan pertanian masyarakat. Dan Bupati sendiri mengaku, semuanya itu mendapat dukungan pemerintah pusat. (https://kupang.tribunnews.com/2021/10/06/program-swasembada-pangan-sn-kt-tidak-sebatas-wacana).

Di 15 Desember 2022 atau tiga hari setelah peluncuran brand Beras Nona Malaka, Bupati SN bahkan dengan penuh percaya diri dan bangga memproklamasikan melalui media online, bahwa Kabupaten Malaka surpus beras 472 ton karena berhasil memproduksi beras sebanyak 22.712 ton dari total jumlah 36.200 ton gabah kering giling yang dihasilkan. (https://www.floreseditorial.com/news/pr-3976082287/tahun-2022-kabupaten-malaka-surplus-beras-472-ton, 15 Desember 2022). Sebagai anak daerah, tentu kita mengapresiasi mimpi besar dan capaian SN-KT itu.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung