Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Opini  

Rapuhnya Perjuangan SN-KT Menuju Kabupaten Malaka Yang Berswasembada Pangan

Oleh: Bonifasius Atolan, Wartawan Radar Malaka

Dari sejumlah paparan persoalan factual tersebut, maka dapat dikatakan mimpi dan upaya SN-KT untuk Malaka yang berswasembada pangan dan mandiri serta sejahtera, ibarat membangunan istana di atas pasir yang tidak pernah jadi-jadi. Perencanaan program dan implementasinya juga ibarat jauh panggang dari pada api, karena management dan kualitas mental kerja sumber daya manusia di sekeliling SN-KT kurang mendukung mimpi besar SN-KT.

Kondisi demikian meneguhkan pendirian penulis, bahwa mimpi swasembada pangan yang digaungkan SN-KT sejak awal kampanye hingga tiga tahun kepemimpinannya hanya sekedar kemasan program dan janji tanpa perencanaan yang matang dan tanpa didukung sumber daya yang memadai dalam implementasinya. Bahkan tidak menambah apa-apa bagi terciptanya keberlanjutan ketersediaan pangan bagi masyarakat Malaka.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Artinya, sesungguhnya tanpa kehadiran program swasembada pangan dari SN-KT pun, masyarakat dengan kearifannya dan upayanya tetap dapat mengakses pangan, makan dan hidup. Jadi, masyarakat tidak perlu diakal-akali dengan sabda bahagia kelimpahan pangan, tetapi faktanya tetap lapar karena kekurangan pangan. Lapar karena hak mereka tidak disalurkan secara tepat oleh orang yang jujur dan tepat.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung