Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Opini  

Pers Yang Sehat dan Berkualitas

Kalau soal kebebasan pers di alam demokrasi Manggarai Timur masih sangat bagus dimana wartawan bekerja tanpa ada tekanan dari pihak manapun. Wartawan sebaiknya memiliki sumber daya manusia yang terus ditingkatkan agar laporan liputan sesuai dengan standar jurnalistik yang berimbang. Pers yang sehat dan berkualitas dapat dinilai oleh publik dari hasil karya jurnalistiknya.

Dari sekian pemaparan ini, saya menilai bahwa karya jurnalistik yang tak berkualitas dapat dipahami bahwa persnya juga tidak sehat. Jikalau dipahami seperti itu maka pilar keempat demokrasi tidak akan memperoleh pendidikan yang bagus kepada publik.

Untuk itu, wartawan dan media massa di era media online yang bertumbuh subur di era digital ini sebaiknya tetap memegang teguh standar jurnalistik yang tertera di Undang-Undang Pers dan kode etika jurnalistik agar karya jurnalistiknya mencerahkan, mengedukasi, mengawasi, mengkritisi serta membawa hiburan kepada publik.

Agar pers sehat dan berkualitas, seorang insans pers membaca berbagai referensi lainnya serta menulis dengan kaidah 5w1H, check dan recheck, konfirmasi dua narasumber atau lebih, klarifikasi dan berimbang dalam satu produk karya jurnalistik. Kebahagian dan kepuasaan dalam diri seorang jurnalis apabila produk karya jurnalistiknya berkualitas dengan fakta yang valid. Kebenaran fakta itu yang menjadi pegangan seorang jurnalis dalam menghasilkan karya jurnalistik.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung