Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Opini  

Perempuan Dibungkam Berpolitik

Politik dan berpolitik hak semua orang, baik perempuan maupun laki-laki

Untuk itu, selama berkiprah di Partai Hanura, ia merasakan kesetaraan dalam menyatakan pendapat di berbagaj pertemuan internal dan kegiatan partai tingkat regional bahkan dipilih menjadi Ketua Srikandi Partai Hanura NTT.

Perempuan Bangkit Berkiprah di Politik Praktis

Ketua DPC Partai Hanura Manggarai Timur, Frumensius Fredrik Anam dan Sekretaris Partai Hanura Manggarai Timur, Rikardus Runggat saat diskusi yang dipandu oleh Apolonarius Davianus menyatakan Partai Hanura memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada kaum perempuan untuk menjadi anggota Partai Hanura. Bahwa Partai juga membela hak-hak politik perempuan. Perempuan harus berani bersuara dan berpendapat untuk mendukung sesama kaum perempuan dalam politik praktis. Regulasi sudah memberikan kesempatan kepada perempuan dengan kuota 30 persen untuk menjadi calon legislatif.

Baca Juga :  Malaka Jadi Teladan Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di NTT, Apresiasi Tinggi untuk Bupati Stefanus Bria Seran

Setiap waktu, kita terus bersuara untuk kesetaraan gender dalam berbagai bidang, termasuk berpolitik. Hanya kembali kepada sesama kaum perempuan untuk mendukung sesama perempuan. Selain itu, partai politik tidak bisa memaksa kaum perempuan untuk bergabung di Partai politik, sebab bukan sebuah kewajiban, walaupun memiliki hak yang sama. Selain itu, setiap orang, baik perempuan dan laki-laki memiliki pilihan masing-masing dalam memperoleh pekerjaan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung