Kesetaraan Pendidikan
Budaya patrilineal mulai kikis melalui pendidikan. Politik pendidikan dengan kebebasan yang sederajat memberikan peluang kepada kaum feminin untuk meraih gelar akademik dengan berbagai bidang ilmu pengetahuan. Kesetaraan pendidikan sangat terasa oleh kaum perempuan yang sederajat dengan kaum maskulin. Kesetaraan pendidikan meretas keterkungkungan dan minder dari perempuan sehingga kehidupan sosialnya seimbang. Setara. Semartabat. Sederajat. Sebagai partner dalam berpolitik. Tentu perbandingan dalam berpolitik masih didominasi oleh kaum maskulin.
Memang, kalau bicara budaya di dunia barat, kaum perempuan sudah selevel dengan kaum laki-laki dalam arena berpolitik. Budaya rasional menjadi sebuah sistem kehidupan sosial. Perempuan tampil di berbagai ajang bergengsi bahkan sukses sebagai Perdana menteri. Perempuan tidak lagi merasakan dikungkung oleh budaya yang didominasi oleh kaum maskulin. Intelektualitas kaum perempuan dan laki-laki sudah sangat setara. Kemajuan dan kebebasan berpendapat melalui pendidikan sangat sederajat antara feminin dan maskulin. Hak hidup dan hak pendidikan tidak lagi didominasi oleh kaum maskulin. Perempuan sudah sangat mandiri dalam pendidikan dan ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












