Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Perjumpaan Dua Insan Pers Dengan Secangkir Kopi Pait di Kota Dingin Ruteng

Markus Makur, Jurnalis Manggarai Timur, Flores, NTT

Ia mengisahkan bahwa Bupati Gaspar Parang Ehok memiliki kebiasaan membaca buku dan rajin berkunjung ke Desa serta mengajak wartawan. Saat itu saya bertemu dengan wartawan Dian Flores, Antonius Pandong.

“Waktu itu mobil yang digunakan oleh Bupati Gaspar Parang Ehok adalah mobil taft. Saya pernah liput kunjungan Bupati Gaspar Parang Ehok di pedalaman Nanga Lili. Jalan raya waktu itu seperti punggung kuda. Kiri kanan jalan jurang. Bupati Ehok sangat berani di medan berat tersebut,” kisahnya.

Jadi Wartawan Berkat Menulis Opini

Sewaktu mahasiswa di Bali, saya sering menulis opini di media Harian Bali Post. Hingga akhirnya pemimpin redaksi menawarkan saya untuk menjadi wartawan di harian itu tanpa lamaran. Karir jurnalis saya dari lapangan hingga memegang jabatan tertinggi sebagai Pemimpin Redaksi. Saya pernah menjadi dosen dan kini keliling Indonesia menjadi Penguji UKW dan sekarang menjadi ahli Pers.

Baca Juga :  Sesuai Kuasa Bupati, Wakil Bupati Henri Melki Simu Lantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

“Saya satu-satu penguji pers dan ahli pers di wilayah Bali, NTB dan NTT. Sebelumnya saya pernah ke Aceh dan seluruh Indonesia untuk menguji kompetensi wartawan Indonesia,” jelasnya. ***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung