Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Perjumpaan Dua Insan Pers Dengan Secangkir Kopi Pait di Kota Dingin Ruteng

Markus Makur, Jurnalis Manggarai Timur, Flores, NTT

Awalnya di pikiran saya bahwa saya ke Kota Ruteng untuk agenda rencana liputan kopi di Manggarai Raya.

Di ruang diskusi publik itu, saya melihat para politisi dari Manggarai Barat, Manggarai Timur dan Manggarai.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Moderator diskusi itu, Dr Manto Tapung, pengurus Political Academy Kabupaten Manggarai, Pemateri, Pak Bonggas dan Dr Max Regus, Pr, Sosiolog dan Dekan di Unika Santo Paulus Ruteng. Kini Romo Dr Max Regus menjadi rektor Unika Santo Paulus Ruteng.

Di sela-sela pertemuan berlangsung, saya sempat keluar ruangan dan Pak Evensoni memperkenalkan saya dengan Pak Stefanus Gandi. Saya kaget dan terkejut saat saling sapa sebab Pak Stefanus Gandi sangat energik dan bicaranya penuh semangat. Hingga akhirnya kami bincang-bincang tentang rencana liputan kopi. Selanjutnya saya mengikuti diskusi publik hingga akhir. Makan siang. Saya juga berjumpa dengan Kanis Lina Bana, yang seprofesi dengan saya.

Selanjutnya mengikuti diskusi publik di Aula Lantai 5 Unika Santo Paulus Ruteng. Dan bertemu dengan sejumlah wartawan di Kedai Kopi Mane untuk membahas liputan kopi. Hingga kami istirahat malam di Hotel Revayah. Hari Rabu itu, saya belum bertemu dengan Pak Emanuel Dewata Oja (Edo).

Kamis, (25/11/2021) baru kami bertemu. Hari itu Pak Edo sebagai narasumber di diskusi Publik dengan Unika Santo Paulus Ruteng, khususnya Fakultas Pertanian, Peternakan dan Teknologi dengan tema ” menggagas pertanian terintegrasi Menuju Desa Cerdas Bertani. Narasumber lain, Stefanus Gandi, dari Pengamat Kebijakan Publik dan Dekan Fakultas Pertanian, Peternakan dan Teknologi, Dr Wahyuni Purnami. Berbagi pengalaman sebagai jurnalis di Manggarai Raya, dan Pemantik diskusi dari LSM Desa Sejahtera, Yuvens Janggat.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung