Awalnya saya menceritakan tentang Kampung Romang. Gayung bersambut, ia menanyakan masa pendidikan saya di waktu Sekolah Menengah Pertama. Saya menjawab pertanyaan itu bahwa saya adalah alumni SMPN Pacar. Sontak ia mengatakan ia juga alumni pertama SMPN Pacar, berawal dari SMP Gotong Royong. Perjumpaan alumni yang tak terduga terjadi di Kota dingin Ruteng karena kopi Manggarai. Karena Kopi mempertemukan kami dalam suasana kekeluargaan, bahkan sesama alumni dalam satu lembaga pendidikan.
Selanjutnya ia bertanya mengapa adik tidak sekolah di SMPK Sadar Ranggu dan SMPK Kemasyarakatan Ndoso. Saya jawab, saat itu orangtua saya mencari sekolah yang murah yakni SMPN Pacar.
Kemudian ia menceritakan potensi pariwisata di Kampung Romang yang sangat banyak. Infrastruktur tidak mendukung obyek pariwisata di Kampung tersebut.
Berikutnya ia mengisahkan masa kecilnya. Orangtuanya guru. Namanya Almarhum Yan Oja, Asal Kampung Wontong, Rego, Kecamatan Masang Pacar. Ia lahir di Kampung Lando. Orangtua mengajar di SDK Lando. Kemudian pindah ke SDK Hita. Dan pindah lagi di SDK Bari. Dari satu sekolah ke sekolah lain ditempuh dengan jalan kaki. Masa itu sangat sulit. Dari Bari, ia mendaftarkan diri di SMPN Pacar. Nama awalnya SMP Gotong Royong. SMPN Pacar merupakan sekolah negeri pertama di wilayah Kecamatan Kuwus. Waktu itu Bari masuk di wilayah Perwakilan Kecamatan Kuwus.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












