Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Perjuangan Para Pemulih Martabat Manusia di NTT, Berjalan Kaki Demi Berjumpa Dengan Kaum Terpasung

Oleh: Markus Makur, Koordinator Kelompok Kasih Insanis (KKI) Peduli Sehat Jiwa Manggarai Timur

Kunci untuk memulihkan penderita gangguan jiwa hanya dengan minum obat. Tidak ada cara lain untuk memulihkan mereka yang sedang menderita gangguan jiwa. Kurang lebih satu jam Pater memberikan kesadaran, pengetahuan dan pemahaman kepada keluarga dan si penderita. Pater didampingi anggota keluarga dan relawan KKI.

“Hal-hal kecil dan sederhana ini dilakukan oleh para relawan KKI NTT. Kita tetap berdoa dan kuncinya adalah minum obat.” Ujarnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Dalam narasi ini, tidak menyebutkan nama penderitanya demi hak privasinya.

Sesudah itu, kami makan siang yang dihidangkan oleh keluarga tersebut. Di sela-sela makan siang itu, satu anggota keluarga menginformasikan bahwa ada satu warga di kampung itu yang juga menderita gangguan iiwa dan dipasung pada dua tangannya.Pasien itu tinggal di pondok di sudut sawah. “Hati kami sangat tergugah atas informasi tersebut.”

Kami memulihkan fisik dari kelelahan dengan hidangkan makan siang.

Setelah makan siang, kami berjalan kaki bersama seluruh warga setempat dengan menyeberangi Sungai Wae Mese. Bersyukur sungai itu tidak banjir. Kami melihat dari kejauhan pondok yang berdinding bambu. Sementara sebagian petani di kampung itu sedang membersihkan sawah dengan bahasa lokal sisip.
Kami berjalan kaki di pematang sawah dan tembok irigasi di persawahan tersebut. Persawahan itu bernama persawahan liling.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung