Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Judi Marak Di Boas, Kapolsek Malaka Timur: Saya Bukan Hidup Dari Itu Barang!

Reporter : Yan KlauEditor: Redaksi
ilustrasi

TimorMedia.Com – Aktivitas perjudian Bola Guling dan judi kartu kembali marak di wilayah hukum Polsek Malaka Timur, Kabupaten Malaka.

Praktek perjudian ini muncul banyak pertanyaan dari kalangan masyarakat mengenai keberadaan dan tindakan aparat penegak hukum, terutama pihak kepolisian, yang diduga ada pembiaran praktik tersebut berjalan tanpa ada tindakan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Berdasarkan penelusuran tim media ini, praktek lokasi perjudian tersebut terletak di pasar Boas, Desa Dirma, Kecamatan Malaka Timur yang berjalan tiap hari pasar.

Aktivitas ini berlangsung setiap hari Selasa, yang diduga melibatkan Klaran Bria (Bos Jasic) yang melakukan aktivitas perjudian yang didukung dugaan kuat dari oknum Kepolisian Polsek Malaka Timur.

Baca Juga :  Kepala Puskesmas Betun Diduga Mencatut Nama Sekretaris Dinkes Malaka untuk Tutupi Anggaran Dana BOK

Berdasarkan informasi yang didapat dari tim media ini, dampak dari permainan judi ini turut memicu peningkatan kasus pencurian sepeda motor dan ternak di wilayah Malaka Timur.

Warga setempat juga khawatir akan dampak negatif aktivitas ini terhadap lingkungan mereka, terutama bagi anak-anak yang rentan menjadi korban penyimpangan sosial.

Oleh karena itu, masyarakat meminta kepada Kapolda NTT melalui Kapolres Malaka, AKBP Rudi Junus Jacob Ledo, SH.,SIK untuk segera mengambil tindakan tegas.

“Sebagai masyarakat, kami meminta Kapolda NTT melalui Kapolres Malaka untuk segera menegur Kapolsek Malaka Timur yang membiarkan perjudian bola guling dan judi kartu di pasar Boas, Desa Dirma. Kami tidak ingin aparat penegak hukum menjadikan perjudian sebagai lahan bisnis sampingan, karena secara hukum hal tersebut dilarang,” ungkap salah satu warga yang meminta namanya tidak dimediakan pada Senin, 24/02/2025

Baca Juga :  Sebut Ada Upaya Bungkam Pers, Pemred Timorline Minta Propam Periksa Penyidik

Informasi lain yang berhasil dihimpun dilapangan menunjukkan bahwa oknum pengelolah (Bos Jasic) dikenal memiliki koneksi kuat dengan para petinggi setempat, sehingga praktik perjudian marak terjadi di lokasi tersebut.

Warga setempat berharap, upaya pemberantasan perjudian seperti yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato pelantikannya mengenai prioritas penghapusan perjudian online dan penyimpangan hukum lainnya, dapat direalisasikan di tingkat daerah.

Baca Juga :  Sebut Ada Upaya Bungkam Pers, Pemred Timorline Minta Propam Periksa Penyidik

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Malaka Timur IPDA Nunis Noniz mengatakan bahwa, pihaknya akan menelusuri kemungkinan adanya aktivitas perjudian dan akan melakukan pembubaran.

“Kami bersama Paka danramil akan mengkoordinasikan tindakan untuk pembubaran jika terbukti ada kegiatan perjudian,” tegas Nunis.

Kemudian, Wartawan menanyakan dugaan adanya kemungkinan imbalan yang diberikan kepada dirinya kemudian ia menjawab.

“Siapa yang mengatakan demikian? Warga mana yang menyampaikan informasi itu?” Tanya Kapolsek.

Kapolsek membantah pertanyaan adanya imbalan perjudian yang diberikan kepada dirinya.

“Saya tidak butuh itu, dan saya tidak hidup dari barang haram,” pungkasnya.

Terkait ini, Pengelolah yang diduga melibatkan Bos Jasic berita ini diturunkan belum berhasil dihubungi Tim media ini.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung