Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kapten Rosy Pujiantoro Bantah Tuduhan Penyelundupan BBM di Pos Ailala, Ungkap Kesalahpahaman Warga Ambil Air Bersih

Reporter : Ferdy BriaEditor: FB

BIDIKNUSATENGGARA.id | Kapten Arm Rosy Pujiantoro, Komandan Kompi (Danki) 3 dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia – Timor Leste (Satgas Pamtas RI-RDTL), memberikan klarifikasi resmi terkait tuduhan keterlibatan anggota Satgas dalam penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Republik Demokratik Timor Leste (RDTL). Tuduhan ini muncul dari keluhan warga Desa Alas Utara, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menyatakan kecurigaan kepada media mengenai aktivitas mencurigakan di sekitar Pos Jaga Ailala.

Baca Juga :  Sebut Ada Upaya Bungkam Pers, Pemred Timorline Minta Propam Periksa Penyidik

Dalam penjelasannya, Kapten Rosy menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan berasal dari kesalahpahaman terhadap aktivitas sosial warga setempat. Ia menjelaskan bahwa kecurigaan tersebut berakar dari kegiatan masyarakat yang mengambil air bersih di mata air belakang Pos Ailala.

“Berita mengenai keterlibatan Pos Ailala dalam penyelundupan BBM itu tidak benar. Sebenarnya, masyarakat hanya sedang mengambil air bersih dari mata air yang terletak di belakang pos, dan jalan menuju lokasi tersebut melewati depan pos,” kata Kapten Rosy saat ditemui awak media di Betun, pada Rabu, (25/3/26).

Baca Juga :  Kepala Puskesmas Betun Diduga Mencatut Nama Sekretaris Dinkes Malaka untuk Tutupi Anggaran Dana BOK

Untuk memastikan kebenaran, pihak Satgas telah memanggil aparat desa, termasuk Bapak Anis (warga yang terlihat dalam foto viral), serta Kepala Desa, untuk konfirmasi langsung. Hasilnya, mereka mengakui secara sukarela bahwa aktivitas sehari-hari mereka adalah mengambil air bersih dari mata air di belakang pos.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung