Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Opini  

Bersama Lagi: Dari Bukti Menuju Kenyataan

Markus Makur, Anggota Forum Jurnalis Flores-Lembata (FJF-L) NTT

Kamis pagi, 4 Mei 2023, saya agak terlambat bangun pagi. Setelah bangun pagi, saya duduk di kursi ruang tamu di rumah sahabat saya di Kompleks Peot, Kelurahan Peot, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, NTT.

Saat saya membuka website KOMPAS.com, saya tersentak dengan twibbon tentang Hari Bidan Sedunia, 5 Mei tiap tahun. Sungguh saya kaget dan terkejut. Mengapa? Karena saya baru pertama membaca tentang Hari Bidan Sedunia. Bukan karena saya kurang baca, melainkan, mata hati dan pikiran saya tersentak dengan Twibbon tentang Hari Bidan Sedunia, 5 Mei 2023 dengan tema secara Global.

Baca Juga :  Perkuat Akurasi Data, Pemkab Malaka Bekali 432 PPPK Paruh Waktu untuk Pendataan Lapangan

Memang saya bukan profesi bidan, saya jarang membaca berita tentang aturan dan regulasi tentang profesi Bidan.

Wajar sebagaimana manusia yang memiliki keterbatasan jangkauan dan fokus pada profesi sendiri, bahkan saya jarang menulis dan mempublikasi kisah-kisah humanis profesi bidan.

Saya terbiasa saat bangun pagi menjadi menu sarapan pagi selain makan minum untuk memulihkan fisik adalah membuka media online KOMPAS.com. saya ingin bahwa saya yang pertama membaca berita-berita yang dipublikasikan media ini, dan saya tertarik membaca berita yang humanis.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung