Para bidan, melayani ibu hamil dari sejak dinyatakan hamil sampai pada proses persalinan.
Saya sungguh memberikan apresiasi kepada para bidan yang terpanggil memilih profesi ini demi menolong sesama umat manusia. Mereka layak disematkan dengan pahlawan kesehatan karena mereka melayani dengan cintakasih. Tentu semua profesi dianggap pahlawan sesuai pilihan masing-masing. Karena tujuan semua profesi, menurut penulis, untuk menghormati dan menghargai hak-hak asasi manusia, martabat manusia yang sama-sama diciptakan Sang Pencipta Kehidupan.
Keteladanan Para Bidan
Sejauh apa yang saya lihat dan amati, para bidan memberikan keteladan dengan hati sejak awal sampai pada proses pertolongan persalinan bagi manusia baru yang tiba di alam bebas yang disebut bumi. Dari ‘alam’ terbatas selama 9 bulan ke alam bebas yang sangat luas dengan berbagai tantangan, kesulitan dan derita yang akan silih berganti.
Para bidan memberikan keteladanan kepada sesama dengan cara kerja yang sungguh dari hati. Mereka kadang-kadang bekerja dan melayani dalam diam. Tekun, fokus dan mengutamakan pelayanan kepada kemanusiaan.
Saya sungguh menaruh rasa hormat yang setinggi-tinggi kepada para bidan yang berani memilih profesi ini. Dan yang paling dihormati bahwa hanya kaum perempuan yang memilih profesi bidan. Memang ada dokter anak, yang juga laki-laki, dokter bagian operasi, dokter umum yang memeriksa proses pertolonhan persalinan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












