Kronologi dari Mama Besar Korban
Kasus ini mulai terungkap pada bulan Oktober 2024, saat MBS (mama besar korban) melihat perubahan mencolok pada tubuh Ayu, yang tampak dengan perut membuncit.
“Saya tanya kenapa badan kamu gemuk sekali, tapi dia hanya diam,” ungkap MBS saat ditemui tim media pada Kamis, (19/6).
Pada bulan Desember, situasi semakin mengkhawatirkan ketika Ayu dikurung dan dilarang berinteraksi dengan keluarga kandungnya.
“Kami tidak tahu bahwa dia hamil karena mereka tidak membiarkan anak ini keluar rumah. Anak ini dikurung dan dilarang keras untuk bertemu dengan kami. Padahal rumah mereka sangat dekat dengan kami,” cerita MBS.
Ketika MBS bertanya kepada istri pelaku mengapa Ayu tampak gemuk, dia diberitahu bahwa itu akibat Ayu banyak makan dan tidur. Namun, adik angkat Ayu dengan polos berkata bahwa mama angkatnya sedang menutupi keadaan yang sedang terjadi (Ayu sedang hamil).
“Pada tanggal 6 Desember, semuanya terbongkar. Keluarga saya menghubungi saya untuk datang dan mengurus anak ini,” lanjut MBS.
Setibanya di sana, MBS merasa hancur melihat Ayu mengenakan daster, dan dengan sedih Ayu memeluknya sambil menangis. MBS semakin curiga dan bertanya kepada istri pelaku tentang identitas ayah dari janin yang dikandung Ayu. Istri pelaku mengaku bahwa laki-laki itu berasal dari Kefa.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












