Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Nasib Nakes di Puskesmas Babulu Masih Teka Teki, Kadis Kesehatan Malaka Diduga Bersekongkol Untuk Menahan Rekomendasi

Kasus ini berbeda dengan kasus sebelumnya yang melibatkan imunisasi yang mengakibatkan kematian bayi, di mana Ibu Kadis bertindak tidak adil.

“Ibu Kadis harus berlaku adil. Dalam kasus sebelumnya di Puskesmas Babulu, oknum bidan memberikan vaksin hingga bayi meninggal, dan Ibu Kadis tetap memberikan rekomendasi tanpa keharusan magang di RSPP Betun. Namun, saya justru diharuskan untuk magang sebelum rekomendasi saya diproses. Ini sangat tidak adil,” urai Dea.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Ia mengingatkan agar Ibu Kadis tidak memperlakukan kasus bayi meninggal tersebut secara berbeda karena diduga ada keluarga dekat yang bekerja di Dinas Kesehatan, sehingga mengarah pada perlakuan tidak adil terhadap tenaga kesehatan.

“Saya hanya meminta Ibu Kadis untuk berlaku adil kepada setiap Nakes. Jangan ada perlakuan yang tidak sebanding. Jika ada yang ingin dikeluarkan dari Puskesmas, klarifikasi harus dilakukan dengan jujur agar saya tidak menjadi beban,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Malaka, yang telah dikonfirmasi berulang kali oleh tim media ini, belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.**(tim) 

 

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung