Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Opini  

Merayakan Ulang Tahun Bersama ODGJ Terpasung di Pelosok Nusa Tenggara Timur

Oleh: Markus Makur, Koordinator KKI Peduli Sehat Jiwa Manggarai Timur

“Keluarga sangat kesulitan biaya untuk membawanya ke Panti Renceng Mose Ruteng. Keluarga sempat meminta pasung dibongkar, tapi Yosef sendiri menolaknya. Upaya yang keluarga dengan membeli obat di Panti Renceng Moses Ruteng. Dan kini pengobatannya dari Puskesmas Weleng,” jelasnya.

Pondok diperbaiki

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Martha Hadia, Ibu Kandung saat ditemui Koordinator KKI Peduli Sehat Jiwa, Selasa, (9/5/2023) mengungkapkan, ia sangat menderita dan ikut menderita dengan sakit yang dialami anak kandungnya.

“Sengsara dan sengsara saya alami. Setelah anak saya mendapatkan pelayanan medis dengan disuntik dan minum obat, ada tanda-tanda baik. Tidak berteriak lagi tengah malam. Saya dan anak saya Arnoldus Jansen biasa mencampur obat di makanan karena Yosef tidak mau minum obat,” jelasnya.

Mama Martha berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarau Timur dan orang-orang baik diluar sana bisa bantu untuk memperbaiki pondoknya yang layak.

“Saya berharap anak saya bisa sembuh dari sakitnya. Dan pondoknya bisa diperbaiki,”harapnya.

Perubahan Dampak Konsumsi obat

Theodorus Ten, Pamannya, Selasa, (9/5/2023) menjelaskan Setelah Yosef minum obat dan disuntik, badannya gemuk dan perubahan bicaranya sangat baik. Biasanya, kadang-kadang keluarkan kata-kata tak bagus. Ada perubahan sesudah Yosef disuntik dan minum obat rutin yang dicampur di nasi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung