Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Opini  

Merayakan Ulang Tahun Bersama ODGJ Terpasung di Pelosok Nusa Tenggara Timur

Oleh: Markus Makur, Koordinator KKI Peduli Sehat Jiwa Manggarai Timur

“Tahun lalu disuntik sebanyam 3 kali oleh perawat medis dari Puskesmas Weleng. Perawat biasa datang mengawasi minum obat. Dan kalau obat habis, mereka biasa bawa obat. Saat ini Yosef dirawat mama dan adik kandungnya,” jelasnya.

Camat Lambaleda Utara, Agustinus Supratman saat dihubungi KOMPAS.com. Kamis, (11/5/2023) melalui sambungan telepon selulernya menjelaskan, untuk Kecamatan Lambaleda Utara (LAUT), Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sudah terdata 53 orang. Tiga dari 53 orang itu masih dipasung. Sementara satunya dikurung dalam kamar.

“Selama ini Pemerintah Desa memberi bantuan sosial kepada mereka. Sementara Puskesmas Weleng rutin berkunjung dan mengobati pasien tersebut dengan membawa obat. Bantuan sukarela juga diberikan penderita gangguan jiwa atas inisiatif pribadi masing-masing,” jelasnya.

Kisah Liputan Menempuh Jarak 90 Kilometer

Senin pagi, (8/5/2023),saya melakukan perjalanan ke Kota Borong. Bermalam di rumah sahabat Rosis Adir di Kampung Peot, Kelurahan Peot, Kecamatan Borong.

Baca Juga :  Malaka Jadi Teladan Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di NTT, Apresiasi Tinggi untuk Bupati Stefanus Bria Seran

Selasa, (9/5/2023), jam 07.30 wita berangkat ke bagian Utara, tepatnya di Benteng Jawa, Ibukota Kecamatan Lambaleda dan mengikuti kegiatan di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan di Benteng Jawa.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung