Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Opini  

Korupsi, Buah Sistem Pendidikan yang Tidak Jujur

semua tindakan ketidakjujuran itu berawal dari tekanan sistem yang telah dibangun. Sistem itu bisa sistem aturan atau sistem kultur sosial yang telah diamini secara bersama. Kita bisa bayangkan di tengah sistem pendidikan yang seperti itu, apakah mungkin akan melahirkan generasi bangsa yang jujur dan memiliki integritas?
Sistem pendidikan harus dibangun dengan menekankan pada prinsip-prinsip pendidikan integritas, dapat ditegaskan bahwa yang terpenting dalam pendidikan integritas adalah, bagaimana menciptakan faktor kondisional yang dapat mengundang dan memfasilitasi siswa/ mahasiswa, guru/dosen untuk selalu berbuat secara jujur, moral dan beretika.
Pemerintah melalui pendidikan harus giat menanamkan pentingnya nilai kejujuran dalam belajar melebihi nilai itu sendiri. Siswa/mahasiswa juga harus ditanamkan pemahaman bahwa sikap lebih utama dari sekadar guratan nilai di atas kertas.
Sekolah/universitas juga harus terus meningkatkan pengawasan serta penindakan yang represif sehingga tertanam dalam hati siswa/mahasiswa untuk terus berada dalam kejujruan. Korupsi tidak akan berhenti begitu saja tatkala sedini mungkin kita sudah mewajarkan ketidakjujuran di setiap aspek kehidupan. Oleh karenanya, nilai kejujuran wajib ditanamkan melebihi segalanya, khususnya di pendidikan.

Baca Juga :  Sepucuk Surat dari PMKRI Cabang Kupang Untuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung