Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dugaan Penyiksaan Brutal Oleh Oknum Polisi: Air Liur Dipaksa Ditelan, Den dan Yori ke Propam Polres Malaka

Reporter : Ferdy BriaEditor: FB

Legorius V. Bria, Ketua DPD GMNI NTT, telah menyerukan pemecatan Kapolsek IPTU Meliachi Robert Bria, S.H., atas dugaan kelalaian dan keterlibatan tidak langsung. “Ini bukan lagi soal satu oknum, tapi kegagalan kepemimpinan yang membiarkan penyiksaan seperti ini terjadi di bawah hidung mereka,” tegas Legorius.

Ia juga menekankan, “Kita sangat sesal karena sejatinya polisi adalah pengayom masyarakat, bukan penindas. Kita sangat sesal dengan oknum polisi yang menyuruh Den untuk membakar dirinya sendiri bahkan menyuruh mereka untuk menelan dahak batuknya. Ini penyiksaan yang tidak manusiawi,” ujar Ketua DPD GMNI NTT.

Legorius Bria meminta penyelidikan serius dari Propam Polres Malaka. Karena kedua korban penyiksaan tidak manusiawi ini berasal dari desa terpencil, mereka pantas mendapat keadilan. Apakah oknum Polisi seperti AB akan diadili, atau kasus ini akan tenggelam? Waktu akan menjawab, tapi suara korban harus didengar sekarang juga sebelum tragedi serupa terulang di negeri yang menjunjung tinggi HAM.

Baca Juga :  Awalnya Dikira Selingkuh, Ini Penjelasan Sebenarnya Keberadaan Dedy di Rumah Ima Lesek

Sementara dihubungi terpisah, Kapolsek Sasitamean, IPTU Meliachi Robert Bria, S.H, lewat telepon WhatsApp oleh wartawan media ini mengatakan dirinya tidak tahu karena saat kejadian dirinya sedang berada di kamar mandi. “Saya keluar dari kamar mandi, saya tidak tahu kalau ada penyiksaan itu,” katanya, sambil menambahkan, “Kaka kita ada mau menyelesaikan baik-baik ini kaka,” tambah Meliachi Robert Bria.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung