Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Kasihan! Proyek Selesai, Upah Tukang Senilai Rp 30.750.000 Tak Dibayar

BETUN, BIDIKNUSATENGGARA.COM | Sungguh sangat disayangkan, upah para tukang yang mengerjakan rumah pengolahan limbah padat, rumah genset dan tower air pada proyek pembangunan gedung Rumah Sakit Pratama di Desa Alkani, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, belum dibayarkan oleh pihak Kontraktor. Jumat (22/12/2023)

Patrisius Kamlasi mengutarakan, Pembangunan proyek rumah limbah padat dan rumah genset tersebut kini telah selesai dikerjakan, namun dia belum menerima sisah upah dari Kontraktor selaku perusahaan yang dipercayakan mengerjakannya.

Menurut Patrisius Kamlasi alias Pace selaku kepala tukang menjelaskan, proyek ini sudah berjalan sejak Agustus dan tuntas pada 12 Desember 2023. Namun hingga saat ini, sisah upah senilai Rp 30.750.000 (Tiga Puluh Juta, Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) tersebut belum juga dibayarkan.

“Tanya di kontraktor, kontraktor bilang uang sudah kasih ke pengawas. Tanya di pengawas, pengawas bilang semua suda lunas padahal di catatan saya beda sekali dengan catatan pengawas,” Sesalnya

Baca Juga :  Hadiri Penandatanganan MoU, Bupati Malaka Apresiasi Langkah PS Malaka Bersama Persija Development

“Anehnya pengawas sendiri yang atur. Padahal saya ini kepala tukang seharusnya yang mengurus tukang itu adalah saya. Bahkan saat pencairan uang pengawas tidak melibatkan saya,” Tambahnya

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung