Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Opini  

Tertawalah di Hari Tertawa Sedunia

Keesokan harinya kami meliput ratusan hektar tanaman porang yang digiatkan generasi milenial yang bergerak menjadi petani. Tiba-tiba, kami melihat salah bukit yang panoramanya indah. Kami bertanya kepada masyarakat setempat. Mereka menjawab dalam bahasa lokal, golo tawa (bukit tawa). Mereka bercerita asal mula nama bukit itu, dimana ada masyarakat yang pergi ke bukit untuk tertawa. Lucukan. Secara bergantian mereka tertawa maka sejak saat itu bukit diberi nama Golo Tawa (bukit tawa). Lalu kami celetuk dengan menawarkan pagelaran fertival Tawa di Golo Tawa (Bukit Tawa).

Baca Juga :  Uji Tanding Terakhir PS Malaka U15, Siap Berlaga di Piala Soeratin 2026

Saya ingat orang tua,Almarhum, Ame Nikolaus Dahu memiliki kebiasaan humoris, jenaka, dan “lucu kering” ia mewariskan kebiasaan dalam keluarga dengan “tawa reghek”. Artinya tertawa terbahak-bahak untuk membina jalinan hubungan kekeluargaan yang harmonis dan menghilangkan sekat anggota keluarga. Bahkan ia bisa mendamaikan orang yang sedang bertikai dengan gaya humornya tapi menyentuh hati nurani bagi siapa saja yang sedang bertikai dalam keluarga dan lingkungan sosial.

Apakah pembaca tahu Hari Tertawa Sedunia? World Laughter Day atau Hari Tertawa Sedunia adalah hari yang diperingati pada hari Minggu pertama pada bulan Mei setiap tahunnya. Peringatan ini menjadi perayaan tahunan sedunia.
Tahun ini, Hari Tertawa Sedunia 2023 dirayakan pada hari Minggu, 7 Mei 2023. Tujuan dirayakan adalah untuk meningkatkan kesadaran global tentang manfaat kesehatan dari tertawa.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung