BIDIKNUSATENGGARA.id | Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Malaka menegaskan kesiapan mereka dalam melanjutkan dan mengintensifkan pembangunan infrastruktur di tahun 2026. Prioritas utama mencakup penyelesaian proyek kerja sama multi-tahun, pembangunan jembatan, perbaikan jalan, serta penanganan banjir, yang semuanya selaras dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, Stefanus Bria Seran dan Henri Melki Simu (SBS-HMS).
Dalam wawancara di ruang kerjanya pada Selasa (27/1/26), Kepala Dinas PUPR Malaka, Lorens Lodiwyk Haba, S.Pd., M.M., mengungkapkan bahwa dinasnya akan fokus pada keberlanjutan proyek yang telah dimulai.
“Bagi proyek pembangunan yang kerja sama 2 tahun dilanjutkan di tahun ini, seperti Jembatan Gantung Numbei dan jalan Bontas-Haliklaran. Itu dilanjutkan karena kita kerja sama dengan pihak ketiga dua tahun,” jelas Haba.
Pembangunan Jembatan Gantung Numbei, yang menghubungkan Desa Kateri dan Desa Kakaniuk, memiliki pagu dana sebesar Rp 7,15 miliar dan akan berlangsung selama dua tahun anggaran, yaitu 2025 dan 2026.
Masyarakat Numbei bahkan menyatakan rasa syukur atas dimulainya proyek ini, setelah sekian lama menantikan jembatan yang layak.
Lorens Haba menambahkan, semua pekerjaan yang menjadi prioritas sesuai visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Malaka, khususnya saat kampanye SBS-HMS, akan menjadi fokus utama. “Dinas PUPR Kabupaten Malaka akan membuat program dan kita kerjakan dan kita pantau terus,” tegasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












