Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Sepanjang Tahun 2024, Kades Rabasa Haerain Dihadapkan Pada Sejumlah Dugaan Korupsi

Selanjutnya, tim PMD melanjutkan pemeriksaan ke pengadaan Hand Traktor yang tidak ditemukan sama sekali, dan hasil yang sama juga untuk mesin rontok padi.

Pengecekan lebih lanjut terkait dana Rp 126 juta untuk pipanisasi air bersih, yang seharusnya mengalir ke setiap rumah (KK), juga menunjukkan hasil nihil. Sedangkan untuk lampu jalan, rincian dalam RAB yang diharapkan tidak ada hasil yang terlihat.

Sementara itu, salah satu anggota BPD juga hadir dan mengakui bahwa uang rapat, uang alat tulis kantor, dan uang perjalanan, semuanya tidak dibayarkan selama dua tahun.

Dalam konfirmasi terpisah, Kepala Desa Rabasa Haerain, Patrisius Seran, melalui telepon WhatsApp pada Kamis (22/5/25) malam, menyatakan dirinya siap bertanggung jawab jika ditemukan adanya temuan.

Baca Juga :  Kepala Puskesmas Betun Diduga Mencatut Nama Sekretaris Dinkes Malaka untuk Tutupi Anggaran Dana BOK

Saat ditanya mengenai pengadaan lampu jalan, Kades Patrisius membantah bahwa data tersebut merujuk kepada APBDes lama. Ia menjelaskan, “Jika berkaitan dengan lampu jalan, sebenarnya direncanakan dalam APBDes yang lama. Namun, untuk APBDes perubahan, pengadaan lampu tidak ada,” ungkapnya.

Kades Patrisius menegaskan dirinya juga siap bertanggung jawab untuk program lain seperti pengadaan pipa air bagi warga. Ia menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut sebenarnya tidak bermasalah, hanya saja ada kendala dari pihak kontraktor.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung