Selanjutnya, tim PMD melanjutkan pemeriksaan ke pengadaan Hand Traktor yang tidak ditemukan sama sekali, dan hasil yang sama juga untuk mesin rontok padi.
Pengecekan lebih lanjut terkait dana Rp 126 juta untuk pipanisasi air bersih, yang seharusnya mengalir ke setiap rumah (KK), juga menunjukkan hasil nihil. Sedangkan untuk lampu jalan, rincian dalam RAB yang diharapkan tidak ada hasil yang terlihat.
Sementara itu, salah satu anggota BPD juga hadir dan mengakui bahwa uang rapat, uang alat tulis kantor, dan uang perjalanan, semuanya tidak dibayarkan selama dua tahun.
Dalam konfirmasi terpisah, Kepala Desa Rabasa Haerain, Patrisius Seran, melalui telepon WhatsApp pada Kamis (22/5/25) malam, menyatakan dirinya siap bertanggung jawab jika ditemukan adanya temuan.
Saat ditanya mengenai pengadaan lampu jalan, Kades Patrisius membantah bahwa data tersebut merujuk kepada APBDes lama. Ia menjelaskan, “Jika berkaitan dengan lampu jalan, sebenarnya direncanakan dalam APBDes yang lama. Namun, untuk APBDes perubahan, pengadaan lampu tidak ada,” ungkapnya.
Kades Patrisius menegaskan dirinya juga siap bertanggung jawab untuk program lain seperti pengadaan pipa air bagi warga. Ia menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut sebenarnya tidak bermasalah, hanya saja ada kendala dari pihak kontraktor.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












