Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Sebut Wartawan Anjing, Anggota Perwira Polres Belu Gasper Boby Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka

Ia juga mengklarifikasi bahwa kata anjing yang dilontarkannya tidak tertuju pada wartawan aktaduma. Tapi kata tak senonoh tersebut sebagai bentuk teguran terhadap adik-adik yang sedang mengotori tembok.

“Secara pribadi saya memang mengatakan anjing tapi tanda kutip bahwa saya tidak kepada individu tapi pada saat posisi itu, saya sementara telepon saudara adrian (wartawan aktaduma.com-red) dan ada anak-anak yang sementara itu duduk di area polres dan kakinya nai ke tembok, sehingga seolah olah saya memaki saudara adrian…Sebenarnya tidak ditujukan kepada saudara Adrian karena tembok yang sementara kami selesai cat itu yang anak-anak bikin kotor,” Katanya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

“Jadi secara pribadi pada kesempatan ini saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, tanpa mengurangi rasa hormat kepada seluruh rekan, kerabat media massa, karena kita adalah mitra… Mungkin itu saja yang perlu saya sampaikan, sekian dan terimakasih, semoga Tuhan Memberkati,” Tambahnya.

Sementara itu, Adrianus Dedi Dasi bersama awak media lainnya dengan legowo menerima permohonan maaf tersebut. Pihaknya bersepakat untuk menarik kembali laporan.

“Setelah saya buat laporan terkait oknum anggota perwira Polres Belu, oknum tersebut mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada saya dan seluruh rekan-rekan jurnalis. Karena sudah mengakui kesalahannya saya memaafkan dan mencabut laporannya. Dan pak Kapolres dengan niat baik membantu menyelesaikan atau mengembalikan uang milik ibu Maria Funan” Jelas Adi, Wartawan aktaduma.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung