BIDIKNUSATENGGARA.COM | Perwakilan tokoh pemuda asal Kecamatan Kobalima Timur, Yohanes Kehi, minta kepada pimpinan DPRD Kabupaten Malaka untuk lakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama seluruh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Sabtu, (4/1/2025).
Permintaan ini muncul sebagai respons terhadap banyaknya warga yang secara sepihak dihapus dari daftar penerima bantuan sosial dari program yang dirancang untuk membantu keluarga kurang mampu ini.
Tujuan dari RDP tersebut, menurut Yohanes, adalah untuk mengetahui benang merah dari masalah pencoretan nama warga yang sebelumnya menikmati bantuan ini secara rutin, serta mencari solusi yang tepat untuk masalah ini.
Yohanes Kehi menjelaskan bahwa pada tanggal 30 Desember 2024, telah digelar sebuah klarifikasi di Dinas Sosial Kabupaten Malaka yang dihadiri oleh Kepala Desa Alas dan Kepala Desa Alas Selatan, para pendamping PKH, dan Ketua Komisi III DPRD. Namun, pertemuan tersebut tidak memberikan jawaban yang memadai terkait dengan pencoretan sejumlah nama dari penerima bantuan PKH.
Ia menegaskan bahwa klarifikasi yang dilakukan di Dinas Sosial sama sekali tidak menghasilkan keputusan yang memuaskan dari pihak Kepala Desa maupun para pendamping PKH mengenai nasib warga yang namanya hilang dari daftar penerima bantuan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












