Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Orang Tua Penerima MBG Bayi dan Balita Desa Umalawain Tunjukkan Foto Pisang Diduga Karbitan

Reporter : Ferdy BriaEditor: FB

BIDIKNUSATENGGARA.id | Pasca viralnya puluhan siswa-siswi Sekolah Dasar Katolik (SDK) Kabukalaran, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Umalawain, kekhawatiran meluas tidak hanya ke kalangan siswa sekolah, tetapi juga kepada para orang tua penerima manfaat program bagi bayi dan balita di Desa Umalawain. Seorang warga yang tidak ingin namanya dipublikasikan menunjukkan foto bukti buah pisang yang diterima anak balitanya dari SPPG tersebut.

Baca Juga :  BREAKING NEWS: 25 Siswa SDK Kabukaran Malaka Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis

Dalam foto yang diabadikan orang tua tersebut, pisang yang disajikan untuk bayi dan balita tampak kurus, kulit kering, serta berwarna tidak wajar. Ciri fisik yang kuat mengindikasikan buah tersebut dipaksa matang secara buatan menggunakan zat karbit.

“Saya menyimpan foto ini sejak beberapa waktu lalu karena memang sudah merasa aneh,” ujar orang tua yang enggan disebutkan namanya kepada awak media, Senin (14/9/26).

“Lihatlah sendiri pak wartawan. Pisang untuk bayi dan balita kami ini kering, tidak gemuk dan padat seperti pisang yang matang pohon. Warnanya pucat, tidak berbau harum. Sepertinya ini dipaksa cepat masak pakai karbit supaya bisa segera dibagikan. Kalau yang dikasih ke anak-anak sekolah begini kondisinya, wajar saja mereka jatuh sakit,” tegasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung