BIDIKNUSATENGGARA.id | Kejadian dugaan keracunan makanan yang menimpa siswa Sekolah Dasar Katolik (SDK) Kabukaran, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, semakin memperlihatkan gambaran jelas sebaran dan kondisi para siswa yang terdampak. Sebanyak 27 siswa dari berbagai tingkatan kelas mengalami gejala sakit perut dan muntah tak lama setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bersumber dari Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) Umalawain. Kejadian ini merupakan yang pertama kali terjadi di sekolah tersebut sejak program berjalan.
Berdasarkan keterangan langsung dari guru yang berada mendampingi anak-anak di Puskesmas Weliman, Maria Irene Bria, S.Pd., sebelum makanan dibagikan dan dimakan, seluruh siswa dalam keadaan sehat dan tidak ada keluhan apa pun. Namun, sekitar 15 hingga 30 menit setelah makan, gejala mulai muncul secara serentak.
“Sebelum makan anak-anak aman-aman saja. Setelah makan kurang lebih 15 hingga 30 menit, mulai mengeluh sakit perut dan ada yang langsung muntah. Sebanyak 17 orang langsung muntah di ruangan kelas,” ungkap Maria kepada awak media. Kamis, (10/9/26).
Kondisi tersebut membuat pihak sekolah segera menghubungi Kepala SPPG Umalawain. Petugas dari SPPG segera tiba di lokasi dan bersama tenaga pendidik mengantar para siswa ke Puskesmas Weliman menggunakan dua kendaraan. Situasi sempat berlangsung panik karena saat itu juga banyak orang tua yang hadir di sekolah dalam rangka persiapan penyambutan tamu.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












