Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Hampir 2 Tahun Berlalu, Proyek Septic Tank di Desa Biris Masih Terbangkalai

Bendahara Kelompok KSM Makmur Jaya, Anastasia Seuk, saat ditemui tim media pada Jumat malam, (4/4/25) mengatakan bahwa proyek ini terhambat karena tidak adanya tukang yang mau menyelesaikannya.

“Itu masalahnya di tukang. Ada yang sudah saya bayar lunas, tetapi mereka tidak bekerja,” ungkapnya.

Ketika ditanya mengenai list plank yang banyak belum terpasang, Anastasia Seuk menyatakan bahwa semua bahan sudah didrop, kecuali 28 lembar yang belum didrop ke lokasi.

Selain masalah dengan tukang, Anastasia juga mengungkapkan kendala dalam distribusi bahan yang mempengaruhi kelanjutan pekerjaan.

Ketika ditanya siapa yang belaja bahan, Bendahara mengungkapkan, dana dialokasikan langsung ke rekening atas nama Fernandes Loe.

Baca Juga :  Desak Kejati NTT Umumkan Kerugian Negara, PMKRI Kupang: Kejati NTT Berlindung di Balik Alasan "Menunggu Ahli"

Anastasia Seuk juga menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak dilakukan secara swakelola, tetapi melalui kontraktual. Dengan demikian, nama Fernandes Loe bisa diduga sebagai kontraktor yang mengerjakan proyek mangkrak tersebut.

Anastasia Seuk menunjukkan bukti transaksi pencairan, termasuk dua kali pencairan yang totalnya Rp 264.867.400 dan Rp 14.400.000, sedangkan bukti pencairan pertama tidak ditemukan, namun ketiga pencairan tersebut masuk ke rekening kontraktor yang bernama Fernandes Loe.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung