Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Hampir 2 Tahun Berlalu, Proyek Septic Tank di Desa Biris Masih Terbangkalai

BIDIKNUSATENGGARA.COM | Pada Tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Malaka, melalui Dinas PUPR, meluncurkan proyek pembangunan septictank skala individual perkotaan yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk meningkatkan sanitasi masyarakat.

Proyek ini menghabiskan dana miliaran rupiah, yang mencakup beberapa Desa, termasuk Desa Kleseleon, Desa Motaulun, Desa Leunklot, Desa Weulun, Desa Biris, dan beberapa desa lainnya. Ironisnya, di beberapa Desa, proyek ini belum kunjung selesai.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Pada Jumat, (4/4/25), tim media melakukan pantauan di Desa Biris, khususnya di Dusun Fohohun, dimana sejumlah warga menyatakan kekecewaan mereka terhadap kondisi septictank yang tidak berfungsi dengan baik.

Data yang dihimpun Redaksi media ini, di Desa Biris terdapat 80 unit septictank dengan pagu anggaran Rp 800 juta. Biaya pembangunan satu unit septictank 10 juta rupiah, ditambah upah tukang sebesar 1 juta rupiah per unit, sehingga total biaya upah mencapai 80 juta rupiah.

Meskipun anggaran telah disediakan, beberapa penerima manfaat, termasuk Elisabet Luruk, Nikolas Manao, Dominikus Seran, Jitno Alian Tefa, dan Pilipus Manao, mengungkapkan, banyak tanki septic yang tergeletak di halaman rumah warga. Beberapa unit bahkan belum dilengkapi dengan sistem peresapan, kloset, dan list plank. Terdapat pula yang hanya memiliki fondasi tanpa lanjutan pembangunan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung