Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Goet Kolang 5J dan 5K Untuk Kritik Sosial Bagi Masyarakat Manggarai Agar Selaras Dengan Perkataan dan Perbuatan di Kehidupan Lingkungan Sosial

Oleh: Markus Makur, Jurnalis NTT Tinggal di Manggarai Timur

Perlahan-lahan dari manusia tradisional dengan cara berpikir yang belum maju, kini sudah merasakan kebebasan dan membebaskan diri dari buta huruf ke melek huruf, bahkan kemajuan orang-orang terdidik dengan gelar akademik yang sangat tinggi sudah tersebar di seluruh dunia. Bahkan, sejauh yang saya merefleksikan bahwa orang-orang hebat dari Manggarai yang tersebar luas di dunia tetap disinari oleh fajar 4R dari Pater Flori Laot, OFM dan mengikis 5J dan 5K.

Saya akui peran para imam misionaris Eropa melalui lembaga pendidikan sungguh membebaskan orang Manggarai melalui bahasa. Tentu saya ketahui bahwa peradaban manusia melalui pendidikan dimulai dari Eropa dan menyebar luas di seluruh dunia dan pendekatannya melalui bahasa. Bahkan, imam misionaris yang bermisi di Manggarai belajar bahasa Manggarai agar dekat dengan masyarakat setempat. Tanpa belajar bahasa, pewartaan keselamatan dan pembebasan manusia tidak akan terwujud. **

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung