BIDIKNUSATENGGARA.id | Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (SBS-HMS) terus memperkuat ketahanan pangan masyarakat dengan meluncurkan salah satu dari lima program prioritas, yaitu pengolahan lahan masyarakat secara gratis.
Program ini berlandaskan filosofi “masyarakat tidak boleh lapar di tanah yang subur ini”, dan mendapatkan sambutan positif, termasuk dari Pemerintah Desa Rabasa, Kecamatan Malaka Barat.
Kepala Desa Rabasa, Marianus Bria, menjelaskan bahwa program pertanian ini diharapkan membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
“Pemerintah akan menyediakan alat mesin pertanian berupa traktor untuk mengolah lahan masyarakat secara gratis, dan hasilnya sepenuhnya untuk masyarakat sendiri. Ini sangat menguntungkan,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, Desa Rabasa telah menyiapkan lahan seluas 346 hektar yang siap dimanfaatkan untuk penanaman jagung pada musim tanam mendatang.
Namun, Marianus juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi petani setempat. Pada musim tanam (MT) II, sebagian besar masyarakat tidak menanam jagung karena kondisi lahan yang masih tergenang air akibat curah hujan tinggi pada bulan Mei-Juni.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












