2. Mendengar anaknya dipukul, Benyamin Laak yang saat itu masih berada di Kupang untuk urusan pekerjaan langsung menelpon guru Toni mengatakan tidak terima dengan Perlakuan guru Toni yang melakukan kekerasan terhadap anaknya Ama Rio Laak. Benyamin Laak saat itu juga meminta kepada guru Toni untuk datang minta maaf pada keluarga di rumahnya namun tidak digubris.
3. Karena trauma dan masih sakit dalam seminggu Ama Rio Laak hanya beristirahat di rumah dan tidak ke sekolah.
4. Tanggal 30 November 2023, tepatnya pada Hari Kamis pukul 7.00 pagi, Benyamin Laak mendatangi sekolah Ama Rio di SMPK Pelita Jaya Webriamata mempertanyakan pemukulan dan kekerasan terhadap anaknya Ama Rio Laak.
5. Benyamin Laak saat di Sekolah sempat adu mulut bersama para guru terkait kekerasan terhadap anaknya.
6. Saat adu mulut, Guru Alex pegang lengan kanan Benyamin Laak. Saat itu Benyamin Laak marah Guru Toni sambil tunjuk-tunjuk Guru Toni dengan tangan kiri. Karena terdesak, guru Toni mundur kakinya ke belakang, terantuk dan terjatuh. Pada saat itu Benyamin Laak langsung dipukul dan dikeroyok para guru dan seorang security. Akibat pemukulan dan pengeroyokan itu hidung Benyamin Laak berdarah dan mata memar.
7. Masih juga belum puas dengan aksi pengeroyokan itu Guru Marsel memegang lagi lengan kiri Benyamin Laak sehingga dipukul bebas oleh Security Pato dan Guru Toni.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












