BETUN, BIDIKNUSATENGGARA.COM | Salah satu orang tua siswa SMPK Pelita Jaya Webriamata, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Benyamin Laak diduga dianiya oleh 3 orang oknum guru dan 1 orang tenaga security. Senin, (11/12/2023)
Seperti yang diberitakan sebelumnya dari beberapa media online, 3 orang oknum guru bersama 1 orang tenaga security berbuat keji dengan mengeroyok Banyamin Laak (orang tua siswa) di sekolah. Orang tua siswa, Benyamin Laak mengalami luka akibat pengeroyokan itu.
Kejadian tersebut bermula ketika Benyamin Laak mendatangi sekolah untuk menanyakan karena anaknya dipukul oleh Toni, salah seorang guru di sekolah itu menggunakan rotan/kayu Reo (Ende) mentah sebanyak 18 kali pukulan. Kondisi anak setelah dipukul, sekujur tubuhnya memar dan berbekas dan keesokan harinya anak itu tidak masuk sekolah karena sakit.
Berikut kronologi yang dikirim Benyamin Laak pada tim media pada sabtu (09/12/2023) atas dugaan kasus kekerasan terhadap Ama Rio Laak dan dugaan pengeroyokan yang dilakukan 3 orang guru dan satu orang security SMPK Pelita Jaya Webriamata terhadap orang tua siswa Benyamin Laak:
1. Pada tanggal 23 November 2023, anaknya Benyamin Laak yang bernama Ama Rio Laak, Salah seorang siswa SMPK Pelita Jaya Webriamata dipukul oleh Toni, salah seorang guru di sekolah itu menggunakan rotan/kayu Reo (Ende) mentah sebanyak 18 kali pukulan. Kondisi anak setelah dipukul, sekujur tubuhnya memar dan berbekas dan keesokan harinya anak itu tidak masuk sekolah karena sakit.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












