Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Dari Kampung Waedangka ke Kampung Waebouk, Kisah Berjalan Bersama Kaum Terpasung di Nusa Terus Terpasung, Indonesia

Oleh Markus Makur, Anggota Forum Jurnalis Flores-Lembata (FJF-L) NTT

Setelah sarapan pagi, Frater itu bergegas mandi karena ia bersama Pastor Paroki Orong melakukan pelayanan komuni pertama di salah stasi di Paroki tersebut. Sementara Pater Avent, Saya, Om Bone dan Feri masing-masing mempersiapkan diri untuk melakukan perjalanan lagi untuk menjumpai sahabat Kelompok Kasih Insanis (KKI) di Kampung Waedangka. Bersyukur cuaca tidak hujan. Tepat jam 11.00 Wita, kami bergegas dari Pastoran Orong, tetapi sebelumnya, karyawan di Pastoran Orong mengajak makan siang yang sudah dihidangkan diatas meja di ruang makan. Lauk pauknya enak, ada ikan, telur dan sayur mayur. Kami bersyukur atas semua kebaikan dari orang-orang yang selalu berjalan bersama relawan Kelompok Kasih Insanis (KKI). Malamnya, kami bersama dengan Ketua Koordinator Kelompok Kasih Insanis (KKI) Peduli Sehat Jiwa Kabupaten Manggarai Barat. Biasanya karena sudah menjadi kebiasaan kami saat terjadi perjumpaan pasti berkelakar apa adanya untuk saling menguatkan persahabatan lintas Kabupaten di Pulau Flores.

Semua barang sudah masuk ke dalam bagasi mobil, kami pun minta pamit di karyawan dan menyampaikan terima kasih banyak atas kebaikannya. Dari Pastoran Orong, kami menuju ke Kantor Puskesmas Orong untuk bertemu dengan dokter dan perawat. Berjumpa dengan seluruh perawat yang mengenal Pater Avent,SVD dan memberikan salaman kekeluargaan. Kami menunggu agak lama sambil berdiskusi dan menyampaikan maksud kedatangan kami.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung