Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Dari Kampung Waedangka ke Kampung Waebouk, Kisah Berjalan Bersama Kaum Terpasung di Nusa Terus Terpasung, Indonesia

Oleh Markus Makur, Anggota Forum Jurnalis Flores-Lembata (FJF-L) NTT

Pater Avent Saur, SVD, saya, Om Bone dan Feri duduk di kursi yang sudah rapi di sekeliling meja makan. Hidangan menu sangat enak, ada daging ayam, sayur-sayuran serta nasi. Piring, sendok sudah tersedia di meja makan yang sangat bersih. Satu per satu kami cedok nasi, laukpauk, sayur-sayuran sesuai porsi lambung masing-masing.

Hidangan yang lezat itu untuk menambah energi dalam perjalanan jauh yang dimulai dari rumah pastoran tersebut.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Usai makan bersama di meja makan, kami pamit di Ibu-Ibu yang setia bekerja di Rumah Pastoran Paroki tersebut. Kami semua menyampaikan terima kasih banyak atas pelayanan yang sangat baik dari Jumat sore, 21 Juli 2023 hingga Sabtu, 22 Juli 2023. Untuk diketahui, Pater Avent Saur, SVD adalah seorang Imam Katolik dari Kongregasi Serikat Sabda Allah memimpin perayaan Ekaristi perkawinan dari salah satu anggota keluarganya dari Kampung Galang yang dilaksanakan di Gereja Paroki Orong.

Misa dilaksanakan pukul 16.30 Wita. Perayaan Ekaristi berjalan lancar. Seusai misa, kami mendapatkan hidangan kopi, air gula merah dan kue tar. Kondisi tubuh saya masih kurang fit. Ada batuk, flu. Lelah dengan perjalanan yang menantang adrenalin dengan kondisi jalan di kupang yang rusak dan berlubang-lubang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung