BIDIKNUSATENGGARA.id | Pemerintah Kabupaten Malaka melaksanakan penyegaran birokrasi secara besar-besaran dengan melantik puluhan pejabat, mencakup jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, hingga pengawas. Upacara pengambilan sumpah jabatan berlangsung dalam suasana khidmat di Hasan Maubesi, Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, pada Sabtu (11/4/26).
Upacara ini dibagi menjadi dua sesi; sesi pertama untuk eselon III-B dan jabatan pengawas yang dilantik oleh Wakil Bupati Henri Melki Simu (SBS), sementara eselon III-A dilantik oleh Bupati Stefanus Bria Seran (SBS).
Dalam arahannya, Bupati SBS menekankan pentingnya mentalitas tangguh bagi setiap ASN yang mendapatkan penugasan baru. Ia menggunakan analogi emas untuk menggambarkan kualitas diri yang tidak akan luntur oleh perubahan posisi atau tempat tugas.
Bupati menegaskan bahwa bukan organisasi atau tempat basah-kering yang menentukan nilai seorang pejabat, melainkan hasil kerja nyata.
“Emas itu di mana saja tetap emas. Jatuh di lumpur tetap emas, jatuh di pasir pun tetap emas dan dicari. Jadilah emas,” tegas SBS di hadapan para pejabat yang dilantik.
Bupati SBS menyoroti fenomena pejabat yang lebih banyak bicara daripada bekerja. Ia menekankan kualitas seorang pemimpin diukur dari hasil tangan dan kakinya, bukan sekadar retorika. Selain itu, loyalitas dan ketaatan dalam menempatkan diri sesuai hierarki jabatan menjadi indikator utama kedewasaan seorang ASN.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












