Lanjut Marius Boko, Plt Kadis Pendidikan, Yohanes Klau dimutasi ke Dinas Kominfo sebagai Plt Kadis menggantikan Plt Kadis yang baru menjabat beberapa minggu lalu yang digeser sebagai Plt Kadis di Dinas Perhubungan. Ada lagi Sekretaris di Badan Keuangan Daerah diberi jabatan sebagai Plt BKPSDM menggantikan Yan Boko yang sudah dipindah sebagai Plt Dinas Pendidikan.
“Kita minta Sekda Malaka untuk membuat catatan supaya jangan lakukan mutasi seperti ini. Kalau di Malaka tidak ada lagi pejabat agar tidak usah pasang orang lain untuk jadi Plt biar semuanya dijabat Sekda. Ini lucu sekali karena masih posisi sekertaris saja sudah menjabat sebagai Plt Kadis dimana-mana. Kalau hal seperti ini tidak diperhatikan maka birokrasi di Malaka bisa hancur semua” Tegasnya.
Marius Boko menambahkan, penataan Birokrasi di Kabupaten Malaka, sangat amburadul dan diduga kuat tanpa kajian tim Baperjakat serta terburuk dalam sejarah sejak berdirinya Kabupaten Malaka sebagai DOB.
“Proses penataan birokrasi seperti ini menurut saya paling amburadul sejak sejarah berdirinya Malaka. Para plt terkesan diover kesana kemari
namun sama sekali tidak punya kemampuan dan tidak bisa kerja tetapi diberi kepercayaan. Mau dibawa kemana Malaka ini?”tanya Marius keheranan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












