BETUN,Bidiknusatenggara.com-Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, kembali mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Salah satunya adalah Wakil Ketua Komisi I DPRD Malaka, Marius Boko menilai Plt Kadis Pendidikan tidak mampu memimpin SKPD.
Penyampaian wakil Ketua Komisi I tersebut saat sidang pembahasan APBD Perubahan di ruang sidang DPRD kabupaten Malaka pada senin, (26/9/22)
Para Pejabat yang diangkat terkesan asal taruh sehingga tidak memiliki kompetensi untuk menjalankan tugasnya sebagai seorang pejabat.
Hal itu terlihat dalam penempatan Plt Kadis yang dikeluarkan Pemerintah pada beberapa Dinas teknis di lingkup Pemkab Malaka belum lama ini.
Anggota DPRD Malaka dari Partai Demokrat itu dalam sidang tersebut mengkritisi bahwa pemasangan para pejabat menjadi Plt pada beberapa Dinas teknis di Kabupaten Malaka belum lama ini terkesan rancu, tidak efektif dan kontraproduktif.
“Maksudnya apa sehingga main angkat taru pejabat sesuka hati tanpa melihat kajian tim Baperjakat? Cara pasang pejabat di Malaka gunakan model apa lagi? Misalnya saja, Yanuarius Boko jabatan tetapnya sebagai Sekretaris di BKPSDM tetapi merangkap jabatan sebagai Plt Kadis Pendidikan padahal di Dinas Pendidikan juga ada Sekretaris yang bisa diangkat menjadi Plt Kadis”. Ungkap Marius Boko.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












