Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Adu Argumen Soal PPPK di Malaka Nyaris Pecah, Satu Anggota Dewan Jadi Kunci Kedamaian

Reporter : Ferdy BriaEditor: Fb

BIDIKNUSATENGGARA.id | Suasana rapat dengar pendapat (RDP) antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malaka dan massa demonstrasi dari Aliansi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) R1, R2, R3, dan R4 memanas dan nyaris berujung ricuh, pada Kamis, (18/9/25).

Ketegangan mencuat saat Ketua Komisi I DPRD Malaka, Vinsen Kehi Lau, terlibat adu argumen sengit dengan perwakilan demonstran terkait polemik rekrutmen PPPK.

Situasi genting ini berhasil diredam berkat intervensi anggota DPRD Malaka, Egidius Atok. Politisi muda dari Partai Demokrat ini tampil menenangkan kedua belah pihak. Baik anggota dewan maupun massa aksi, sehingga rapat dapat kembali berjalan kondusif.

Kronologi Ketegangan

Ketegangan bermula ketika Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran, memberikan kesempatan kepada Ketua Komisi I, Vinsen Kehi Lau, untuk menanggapi tuntutan massa. Vinsen lantas menyinggung potensi perubahan regulasi yang memungkinkan peserta gagal seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk kembali mengikuti seleksi PPPK paruh waktu.

Baca Juga :  Ibadah Jumat Agung dan Sambut Paskah, Ini Pesan Bupati Malaka!

“Apa yang tidak bisa negara lakukan untuk rakyat? Kami sudah mendukung usulan Bupati Malaka agar ada tambahan kuota PPPK sebanyak 1.038 formasi paruh waktu. Surat resmi sudah dilayangkan ke KemenPAN-RB,” tegas Vinsen dengan nada tinggi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung