Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Adu Argumen Soal PPPK di Malaka Nyaris Pecah, Satu Anggota Dewan Jadi Kunci Kedamaian

Reporter : Ferdy BriaEditor: Fb

Pernyataan tersebut sontak memantik reaksi keras dari massa. Mereka berargumen bahwa belum ada dasar hukum atau regulasi resmi yang mengatur rekrutmen PPPK paruh waktu tahap kedua. Massa menuding pernyataan Vinsen hanya memberikan harapan palsu bagi ribuan tenaga honorer yang masih menanti kepastian.

Dalam hitungan menit, suasana ruang rapat memanas. Vinsen yang berdiri dengan suara lantang berhadapan dengan demonstran yang juga meninggikan nada. Sorak-sorai dan teriakan membuat jalannya rapat tidak terkendali.

Peran Egidius Atok dalam Meredam Situasi

Melihat peningkatan ketegangan, Egidius Atok, anggota DPRD dari Fraksi Demokrat, segera maju mengambil alih situasi. Dengan sikap tenang, ia meminta semua pihak untuk meredakan emosi.

“Mari kita tertawa dulu, santai, dan jangan terprovokasi. Rapat ini untuk mendengar aspirasi, bukan untuk adu mulut. Kita ingin mencari solusi untuk anak-anak Malaka, bukan menambah masalah,” ujar Egidius, seperti terekam dalam video jurnalis lokal.

Baca Juga :  SBS Ziarah di Makam Wakil Bupati Malaka Perdana 2016-2021

Langkah refleks Egidius terbukti efektif. Perlahan, suasana mulai mereda meskipun ketegangan masih terasa. Egidius bahkan menawarkan opsi agar perwakilan massa berdiskusi langsung dengan DPRD, sebagai alternatif dari seluruh demonstran yang berteriak di ruang rapat.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung