Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ziarah Akbar Legio Maria Keuskupan Atambua ke Paroki Noemuti TTU Dihadiri 500 Peziarah

Reporter : RedaksiEditor: Yan Klau
Ziarah Akbar Legio Maria Keuskupan Atambua ke Paroki Noemuti TTU Dihadiri 500 Peziarah/ istimewah

TIMORMEDIA.COM – Legio Maria Keuskupan Atambua melalui Komesium Regina Agelorum menggelar ziarah akbar menuju Gereja Paroki Noemuti di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada Senin, 12 Mei 2025.

Kegiatan ini merupakan salah satu agenda rohani dalam rangka menyambut Bulan Maria, yang setiap tahunnya diperingati oleh umat Katolik di seluruh dunia.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Ziarah yang bertemakan devosi kepada Bunda Maria ini melibatkan sekitar 500 peziarah, terdiri dari imam, suster, frater, serta anggota presidium Legio Maria dari berbagai wilayah di daratan Timor, termasuk Belu, Malaka, TTU, TTS, dan Kupang.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WITA di Lapangan Umum Atambua, Jl. Basuki Rahmat No. 02. Doa pemberangkatan dipimpin oleh Romo Paulus Nahak, Pr., selaku pembimbing rohani Legio Maria Keuskupan Atambua. Tepat pukul 08.00 WITA, rombongan diberangkatkan menuju Noemuti dengan pengawalan dari Satlantas Polres Belu.

Sebanyak lebih dari 40 kendaraan, termasuk bus, minibus, dan pickup, digunakan untuk mengangkut para peziarah menuju lokasi ziarah di Paroki Noemuti, tempat di mana terdapat gereja tua dan gua Maria yang menjadi tujuan utama kegiatan rohani ini.

Ziarah akbar ini bertujuan memperkuat devosi umat Katolik kepada Bunda Maria, yang menurut ajaran Gereja Katolik dikandung tanpa noda dosa asal. Dogma ini ditetapkan oleh Paus Pius IX pada 8 Desember 1854, dan hingga kini menjadi fondasi penting dalam penghormatan kepada Maria sebagai Bunda Allah.

Ketua Komesium Mater Salvatoris Keuskupan Atambua, Joana A. Mau, menyatakan bahwa ziarah ini merupakan momen istimewa untuk mempererat persaudaraan sesama legioner dan memperdalam semangat pelayanan.

“Kami berharap para legioner semakin akrab, bersatu, dan meneladani Bunda Maria dalam keseharian, baik melalui doa Rosario lingkungan, kunjungan umat, maupun doa bersama dalam keluarga,” ungkap Joana.

Joana juga menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan sehingga seluruh kegiatan berjalan lancar dan penuh sukacita. Ia mengapresiasi kehadiran Romo Paulus Nahak, Pr., yang telah memberi pembinaan rohani dan peneguhan iman bagi seluruh peserta.

“Kami berterima kasih kepada Romo Paulus yang telah membimbing kami. Semoga ziarah ini menambah keteguhan iman, memperkuat cinta kepada Bunda Maria, dan kesetiaan kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat,” tambahnya.

Ziarah Legio Maria menjadi tradisi tahunan umat Katolik yang sarat makna spiritual. Melalui kegiatan seperti ini, umat diajak untuk merenungkan keteladanan hidup Bunda Maria, memperkuat iman, serta membangun solidaritas antar umat dalam semangat kasih dan pelayanan.*

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung