Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
| Topik :

Wabup HMS Geram Ketika Kepala Desa Tidak Hadir dan Pulang Duluan Sebelum Rapat DTSEN Selesai

Reporter : RedaksiEditor: Yan Klau
Wabup HMS Geram Ketika Kepala Desa Tidak Hadir dan Pulang Duluan Sebelum Rapat DTSEN Selesai/ istimewah

TIMORMEDIA.COM – Wakil Bupati (Wabup) Malaka, Henri Melki Simu (HMS), menyatakan kekecewaannya terhadap sejumlah kepala desa yang pulang sebelum Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) selesai.

Kegiatan ini digelar di Aula Hotel Nusa Dua Betun, Senin (14/7/2025), dan dihadiri para camat serta kepala desa se-Kabupaten Malaka.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Dari total 127 desa di 12 kecamatan, hanya 105 kepala desa yang hadir dalam kegiatan penting tersebut.

Baca Juga :  Gol Cantik Gusto Catat Rekor Gol Tercepat, SSB Sasitamean Unggul Sementara Atas SSB Kobalima

Sementara itu, 22 desa tercatat tidak hadir sama sekali. Ironisnya, setelah dicek pasca kegiatan, beberapa kepala desa yang sebelumnya hadir ternyata sudah meninggalkan tempat sebelum acara berakhir, padahal Wakil Bupati masih berada di lokasi rapat.

“Saya minta data semua kepala desa yang tidak hadir dan yang pulang duluan untuk diserahkan kepada Sekda Malaka untuk ditertibkan,” tegas HMS saat menutup rapat.

Baca Juga :  Penandatanganan MoU Sukses Dilakukan, RSUPP Betun Jadi Mitra Pendampingan RSUP Ngoerah

Dengan nada geram, HMS menyindir sikap kepala desa yang dinilai tidak konsisten dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Ia menyoroti kecenderungan para kepala desa yang hanya aktif saat mengurus dana desa, namun enggan melibatkan diri dalam kegiatan penting yang menyangkut kepentingan masyarakat.

“Kalau urus dana desa cepat, tapi kalau untuk urusan masyarakat tidak bisa. Duduk sebentar sudah pulang,” kritik HMS.

Baca Juga :  Kepala Puskesmas Betun Diduga Mencatut Nama Sekretaris Dinkes Malaka untuk Tutupi Anggaran Dana BOK

Wabup HMS menegaskan bahwa Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malaka akan segera memanggil kepala desa yang tidak hadir maupun yang pulang sebelum kegiatan usai.

“Nanti saya suruh Pak Sekda untuk panggil lagi desa-desa yang tidak hadir dan yang pulang duluan,” pungkasnya.

Kegiatan DTSEN ini dinilai penting untuk menyatukan data sosial ekonomi di daerah, sebagai dasar perencanaan pembangunan dan intervensi kebijakan berbasis data yang akurat.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung