Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Tolak Proyek Geothermal, Warga Pocoleok-Manggarai Dirikan Posko Penjagaan dan Tutup Akses Jalan Masuk

MANGGARAI,bidiknusatenggara.com | Puluhan warga Pocoleok yang merupakan gabungan warga dari beberapa gendang kembali mendatangi lingko Tanggong. Gabungan warga itu berdatangan dari beberapa kampung yang memiliki kedekatan topografis maupun keterkaitan wilayah dengan lingko Tanggong tesebut. Sabtu, 10 Juni 2023.

Tanggong sejatinya adalah lingko milik warga gendang Lungar. Namun, lingko ini berada paling dekat dengan kampung-kampung gendang Tere, Jong-Racang dan Rebak. Dengan demikian, sangat mudah dipahami apabila warga dari keempat gendang ini selalu terlibat secara massif dalam setiap gerakan protes, penolakan dan penghadangan yang berkaitan dengan eksploitasi geothermal di lingko Tanggong tersebut.

Sesuai kesepakatan bersama sehari sebelumnya, pasca penghadangan, warga lebih dari 4 gendang ini bersepakat untuk melakukan pemagaran di lingko dan pemasangan tenda, posko penghadangan di 2 tempat, terutama di jalan setapak akses masuk menuju lokasi welpad D Tanggong.

Pemasangan posko penjagaan dan pemagaran jalan akses masuk ini dilakukan warga sebagai upaya merespon lebih lanjut tindakan dari perusahaan, pemerintah dan aparat keamanan yang sebelumnya telah berkali-kali memasuki lokasi lingko milik warga secara ugal-ugalan, tanpa melalui izin yang resmi atas warga gendang, tua adat, dan warga Pocoleok pada umumnya yang menjadi tuan tanah dan masyarakat yang hidup di Pocoleok.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung