Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Siswa di NTT Galang Donasi Dari Rp 1.000 Untuk Kakak Kelas Mereka Yang Putus Sekolah Karena Derita Kanker

“Jangan lihat nilai uang dan barang yang kami diserahkan hari ini. Kami Peduli terhadap kakak kami ini. Kami berdoa semoga kakak kelas kami ini secepatnya sembuh,” jelasnya.

Hildebrend mengatakan, mereka menyerahkan uang senilai Rp 500.000 ditambahkan dengan dua papan telur. Beberapa siswa yang bergabung di OSIS langsung menyerahkan kepada kakak kelas mereka di rumah.

“Saat kami tiba, kakak kelas kami itu sedang duduk di kursi dan kaki kanannya masih bengkak,” jelasnya.

Edwin Mariano Defrengky (22), penderita Kanker tulang di kaki kanannya, kepada bidiknusatenggara.com, Selasa, 4 April 2023 lalu menjelaskan ia sangat terkejut dengan kunjungan adik kelas dari SMPN Satu Atap (Satap) Munde.

Baca Juga :  Malaka Jadi Teladan Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di NTT, Apresiasi Tinggi untuk Bupati Stefanus Bria Seran

“Saya tidak menyangka adik kelas saya sangat peduli dengan penderita yang saya alami. Saya menyampaikan terima kasih sudah peduli kepada saya. Saya sangat terharu atas kepedulian dari adik kelas dan guru SMPN Satap Munde,” ujarnya.

Erwin menjelaskan, tahun 2013 lalu, ia menjadi salah satu siswa di SMPN Satu Atap Munde. Tiba-tiba kaki kanan sakit, membengkak dan susah berjalan. Sejak itu dirinya berhenti sekolah.

Baca Juga :  Tingkatkan Mutu Layanan, RSUPP Betun Gelar Pelatihan Pelayanan Prima Selama Tiga Hari

“Saya berhenti sekolah setelah ujian naik kelas II. Saya tidak bisa melanjutkan sekolah karena kondisi sakit kaki kanan sangat parah dan tidak bisa jalan. Apalagi waktu saya ke sekolah dengan jarak 500 meter. Saya berpesan kepada adik SMPN Satap Munde untuk semangat belajar dan meneruskan kepekaan sosial ini kepada sesama yang sangat membutuhkannya,” jelasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung