Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

News  

Sigu, Kritikan Sosial Dengan Junjung Tinggi Nilai Persaudaraan

Markus Makur, Jurnalis di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur

Umpan balik selalu terjadi saat dilangsungkan saling “sigu”. Banyak jenis bahasa “sigu” yang dimainkan. Boleh dibilang game language digunakan oleh warga yang ber-“sigu”.

Utamakan Persahabatan dan Persaudaraan

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin punya website? Klik Disini!!!

Salah satu cara untuk membina dan membangun persahabatan dan persaudaraan dalam interaksi sosial masyarakat Manggarai dengan cara ber-sigu. Ada nilai lucu, humor yang membangun ikatan kekeluargaan dalam satu komunitas sosial. Sigu juga merupakan sastra lisan orang Manggarai. Untuk itu, orang Manggarai adalah kumpulan sastrawan lisan. Sayangnya, goet sigu belum dibukukan oleh para intelektual orang Manggarai.

Baca Juga :  Dari Atas Tribun Stadion Oepoi, Bupati SBS Beri Semangat Kepada Tim PS Malaka U-12 yang Jadi Pusat Perhatian Penonton

Sigu merupakan gaya dialektika orang Manggarai untuk membangun persaudaraan, persahabatan dan rasa kekeluargaan yang tinggi. Ada nilai persaudaraan, kekeluargaan dan Persahabatan. +++

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Bidiknusatenggara.ID

+ Gabung